Bibit Kakao Kualitas Unggul

December 31, 2019 Uncategorized  No comments

Coklat merupakan hasil makanan ringan yang di hasilkan dari Tanaman Kakao,yang mana coklat ini salah satu makanan ringan yang mana asal muasal coklat itu sendiri berasal dari olahan biji kakao. Coklat berbeda dengan kakao, yang mana coklat ini merupakan hasil olahan dari biji kakao.

Coklat pertama kali dikenalkan oleh bangsa Mesoamerika, dahulu makanan berupa coklat ini masih dijadikan hanya sebagai minuman oleh kaum bangsawan dan raja.

Bibit Kakao Kualitas Unggul

Saat ini coklat sudah bisa dikonsumsi oleh berbagai kalangan, biasanya digunakan untuk hadiah sebuah perayaan. Coklat bisa dimakan dalam keadaan panas ataupun dingin.

Hingga saat ini rasa coklat sulit untuk dimengerti pasalnya coklat sendiri tercipta dari campuran 1.200 macam zat dan tidak ada satu zat pun yang menghasilkan rasa yang paling dominan.

Efek psikologis saat mengkonsumsi coklat ini terasa sangat lumer, karena lemak kakao ini berada dalam suhu dibawah suhu normal manusia. Efek lumer ini bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita antara lain dapat meningkatkan aktivitas otak dan memperkuat denyut jantung (bagi penderita jantung lemah).

Coklat juga memiliki beragam macam kandungan dan juga terdapat senyawa alkaloid seperti halnya anandamida, teobromin, dan feletinamina. Coklat juga dapat menurunkan tekanan darah (apabila dikonsumsi dengan porsi secukupnya). Coklat juga dapat mencegah pembentukan radikal bebas dalam tubuh karena mengandung anti oksidan.

Biji kakao yang masih mentah dominan sekali memiliki rasa seperti arsa pada dark chocolate, tetapi agak lebih pahit. Nah,di dalam 100 gram biji tanaman kakao yang telah dihaluskan ada berbagai zat gizi yang terkandung, yaitu:

  • 228 gr kalori
  • 14 gr lemak
  • 0 mg kolesterol
  • 24 mg natrium
  • 59 gr karbohidrat
  • 17 gr protein
  • 1,5 gr gula
  • 83 gr serat makanan
  • 19 % kalsium
  • 87% zat besi

Budidaya Bibit Kakao dengan Mudah

·         Tahap persiapan lahan

Sebelum melakukan pembudidayaan apapun pastinya langkah pertama adalah mempersiapkan lahan. Lahan yang akan digunakan untuk budidaya pohon kakao sebaiknya dilakukan pengukuran dahulu sampai pembersihan gulma. Kemudian lahan juga dibersihkan dari semak belukar dan kayu – kayu kecil.

Bibit Kakao Kualitas Unggul

·         Tahap penanaman pohon pelindung

Setelah lahan sudah siap langkah selanjutnya adalah penanaman pohon pelindung atau pohon peneduh. Untuk budidaya pohon kakao pohon pelindung yang sering digunakan adalah pohon Maghonia Macrophylla dan Ceiba Petranda (pohon pelindung sementara).

Pohon pelindung kakao ini ada yang bersifat sementara dan ada yang bersifat tetap. Untuk pohon pelindung sementara ini digunakan pada pohon kakao yang mulai menghasilkan buah. Untuk pohon pelindung tetap karena digunakan sepanjang pohon kakao itu hidup sebaiknya disesuaikan dengan kualitas dan ketahanannya untuk melindungi pohon kakao. Pohon pelindung sebaiknya ditanam 12 – 18 bulan sebelum proses penanaman pohon kakao dimulai.

·         Pembuatan lubang tanam untuk pohon kakao

Setelah tahap penentuan jarak tanam selesai selanjutnya tinggal membuat lubang tanam untuk pohon kakao. Ukuran lubang tanam yang sering digunakan untuk pohon kakao adalah 40 x 40 x 40 cm atau 50 x 50 x 50 cm atau 60 x 60 x 60 cm. Alangkah baiknya lubang tanam dibuat 2 – 3 minggu sebelum penanaman bibit pohon kakao dilakukan. Setelah lubang tanam dibuat , biarkan untuk beberapa hari agar terkena air hujan.

·         Pemberian pupuk pertama pada lubang tanam

Setelah lubang tanam dibiarkan selama beberapa hari, selanjutnya adalah pemberian pupuk pertama. Pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang atau pupuk kompos kira – kira sebanyak 2- 3 kg per lubang. Sebelum pupuk dimasukkan ke lubang tanam campurkan dahulu dengan tanah dengan perbandingan 1 : 1. Selain pupuk organik , gunakan juga sedikit pupuk anorganik yakni pupuk TSP atau SP 36 sebanyak 5 – 10 gram per lubang tanam. Jika sudah diberi pupuk lubang tanam ini kemudian ditutupi dengan daun – daun kering dan biarkan lagi selama 2 minggu.

·         Tahap penanaman bibit pohon kakao

Bila proses pemberian pupuk pertama sudah selesai maka langkah selanjutnya adalah proses penanamannya. Bibit kakao yang mulai ditanam biasanya berusia rata – rata 4 – 6 bulan. Setelah bibit kakao ditanam sebaiknya timbun menggunakan tanah agak tinggi terhadap batang bibit nya agar sewaktu hujan bibit tidak tergenang oleh air hujan yang menyebabkan akar bibit menjadi busuk.

Bibit kakao yang baru ditanam hendaknya diberi sebuah naungan sementara seperti dengan menancapkan daun kelapa, daun pinang, atau daun sawit. Hal ini dilakukan agar bibit kakao terlindung dari paparan sinar matahari yang berlebihan.

·          Tahap perawatan dan pemeliharaan bibit pohon kakao

Penyiraman, lakukan penyiraman bibit kakao jika dibutuhkan karena tanaman kakao sangat sensitif terhadap cuaca (terlalu panas atau terlalu dingin) jika cuaca sedang panas – panasnya lebih baik lakukan penyiraman air. Penyiraman tanaman kakao tidak dilakukan sepanjang waktu cukup melihat kondisi yang diperlukan saja.

Penyulaman, lakukan pemantauan bibit pohon kakao ini secara rutin. Segera sulam bibit kakao yang mati, tumbuh tidak sempurna, dan terserang hama atau penyakit.

Penyiangan, rumput – rumput yang tumbuh sembarangan di sekitar bibit kakao harus segera dilakukan penyiangan agar bibit kakao ini nantinya tidak terganggu pertumbuhannya. Hindari penggunaan pestisida pada bibit kakao karena kemungkinan akan mati karena kerusakan tanah dan keracunan.

Sebelum menggunakannya sebagai bahan untuk pembuatan kue, es krim, dan berbagai macam sajian favorit lainnya, cermati dulu beberapa manfaat kakao bubuk berikut ini:

1. Tinggi antioksidan

Bubuk kakao adalah salah satu jenis makanan yang sangat kaya akan kandungan flavonoid sebagai bagian dari senyawa polifenol. Kedua senyawa ini merupakan antioksidan secara alami. Antioksidan adalah zat yang bertugas untuk menangkal dan juga membasmi efek buruk dari adanya serangan radikal bebas, yang mana dapat memicu timbulnya berbagai penyakit dalam tubuh seperti stroke,serangan jantung,dan diabetes.

.

Senyawa polifenol ini banyak dikaitkan dengan beragam manfaat kesehatan. Mulai dari mengurangi peradangan, memperlancar aliran darah, menurunkan tekanan darah, hingga meningkatkan kadar kolesterol dan gula darah dalam tubuh.

2. Mengurangi risiko serangan jantung dan stroke

Di dalam serbuk kakao ini mempunyai berbagai macam kandungan flavonoidnya yang cukup tinggi, maka bubuk kakao dipercaya dapat memperkecil peluang Anda mengalami serangan jantung dan stroke. Pasalnya, flavonoid akan berperan dalam meningkatkan oksida nitrat di dalam darah yang akan melebarkan arteri dan pembuluh darah dalam tubuh, sehingga aliran darah meningkat.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh British Cardiac Society pada hampir setidaknya 190.000 orang menemukan tentang sebuah fakta bahwa ketika terlalu banyak memakan cokelat nyatanya dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Hal ini,karena tanaman kakao diyakini mampu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh secara optimal.

3. Mengurangi gejala depresi

Cokelat sudah lama dikenal bisa memperbaiki suasana hati seseorang. Ternyata, hal ini disebabkan oleh adanya bubuk kakao yang mempunyai andil yang cukup besar dalam hal ini. Menurut dr. Elson Haas, seorang penulis buku serta pakar botani Staying Healthy with Nutrition, mengungkapkan jika bubuk dari biji kakao ini bisa memperbaiki suasana hati,dan sekaligus dapat mengatasi depresi dalam tingkatan yang berbeda-beda.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>